Ustad Das'ad Latif - itu namanya POST POWER SYNDROME, Pak!
Channel Resmi Ustad Das’ad Latif
banyak dari kita kalau sudah pernah pegang jabatan tinggi, trus habis jabatan jadi mudah tersinggung ( yang biasa di sebut post power syndrome ), sampai ada kisah mantan jaksa di makassar yang cerita ke ustad, kucingnya di tendang sama istrinya karena baring-baring tapi dia tersinggung 🤣🤣🤣
PERHATIAN – Silahkan Share Video-video USTAD DAS’AD LATIF dengan catatan :
* Meminta izin kepada admin
* Mencantumkan Sumber dan Link video.
* Tidak mengedit atau memotong video yang bisa menimbulkan kesalahpahaman.
* Tidak memberi judul/thumbnail/caption yang provokatif dan berlebih lebihan.
* Tidak Menghapus Logo Channel ataupun Property Das’ad Latif Channel
* Tidak dimonetize.
Tidak diperkenankan meng-upload ulang video Kajian ini di Youtube / memotong / meng-edit sebagian atau seluruhnya / dan memanfaatkannya untuk keperluan komersil. Silakan disebarluaskan dengan tetap mencantumkan link sumber. Jazakumullah khayran.
-***-
Ustad Das’ad Latif
Jika Ingin Mengundang Ustad , Silahkan kunjungi
www.instagram.com/dasadlatif1212
dan Dapatkan kontak beliau melalui Instagram
facebook : https://www.facebook.com/ust.dasad.latif
instagram : https://www.instagram.com/dasadlatif1212
Jika ingin Umrah Bersama Ustad Das’ad Latif , Silahkan daftar Di Gelora indah Perdana Makassar
Melayani Perlajanan Umrah dan Haji Plus
Alamat : Jl. Pajonga Dg.Ngalle No.30 (Ex.Kakaktua) Kota Makassar
Telepon : 0411-857135
Whatsapp : 0853-9993-2809
Email : gip.geloraindah@gmail.com
Instagram : Travelgeloraindah_mks
Youtube : Gelora Indah Perdana
SOCIAL MEDIA MANAGER : DANT3NERO
www.youtube.com/dant3nero
#ustaddasadlatif #gaspol #indonesia
Sumber : Youtube / Das’ad Latif
Ustad Das’ad Latif – itu namanya POST POWER SYNDROME, Pak!
📥 Download Video (MP4) & Audio (MP3) 📺
💡 Cara Download Video Dalam Format Video (MP4) & Audio (MP3)
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi.
Komentar
Posting Komentar